----------------

KEK MARUNDA AKAN REKLAMASI PANTAI 1.824 Ha

Rencana itu termuat dalam draf revisi master plan proyek KEK Marunda yang disusun pada Agustus 2010. Kepala Badan Penanaman Modal dan Promosi (BPMP) DKI Jakarta Terman Siregar mengatakan, dalam master plan itu disebutkan, kawasan KEK Marunda tidak hanya meliputi daratan, tapi juga pantai. "Luas daratannya 1.139 ha, sedangkan yang akan direklamasi seluas 1.824 ha, jadi total 3.017 ha," kata Terman, usai menggelar jumpa pers penyelenggaraan "Jak Vest 2010" di Jakarta, Senin (20/9)

Dalam master plan KEK Marunda, kata Terman, di Kawasan daratan terdapat sejumlah tempat, antara lain kampus Sekolah Tinggi Pelayaran (STP), cegar budaya Si Pitung, maupun pergudangan. "Di KEK Marunda nantinya dibangun power plan untuk tenaga listrik, instalasi pengolahan air bersih (IPA), dan tempat pengolahan sampah terpadu (TPST) dalam bentuk insenerator, maupun kawasan perumahan," kata Terman yang juga ketua umum Asosiasi Instansi Penanaman Modal Provinsi (AIPMP)

Ditanmya soal nasib master plan itu, Terman menjelaskan, saat ini sedang diajukan dalam bentuk surat keputusan (SK) Gubernur. Di KEK Marunda itu nantinya akan dibangun Pelabuhan "Ali Sadikin" dan sudah dicanangkan oleh Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo. Namun Terman mengajui, soal analisis mengenai dampak lingkungan (amdal) atas reklamasi di kawasan KEK Marunda tersebut akan jadi masalah tersendiri. Hal itu terkait putusan kasasi Mahkamah Agung (MA) memenangkan Kementerian Lingkungan Hisup yang membatalkan amdal atas reklamasi panati utara Jakarta di kawasan Kapuk.

Menurut Terman, proyek KEK Marunda juga akan ditawarkan dalam JakVest 2010 yang akan diadakan pada 30 September hingga 3 Oktober di Balai Kartini, Jakarta. Namun, saat ditanya berapa investasi yang dibutuhkan, Terman menolak menyebutkan angkanya. Dia berkilah, saat ini baru dalam bentuk master plan, itu pun masih berubah.

Investasi di Jakarta
Hingga triwulan I-2010, terdapat 235 perusahaan asing yang berinvestasi di Jakarta. Kebanyakan mereka bergerak dibidang jasa konsultasi dan trading (perdagangan). Nilai investasinya mencapai jutaan dollar AS. Sedangkan investor asing existing sejak 2005 hingga 2009 lebih dari 2.300. Guna menunjang iklim investasi yang kondusif di Jakarta, Gubernur Fauzi Bowo pada Rabu (22/9) berencana meresmikan kantor Pusat Palayanan Satu Pintu (PPSP) yang berada di Gedung BPMP DKI.

Saat ini, investasi yang banyak diminati antara lain di sektor telekomunikasi, angkutan, dan keuangan. Dengan adanya PPSP, perizinan investasi usaha yang membutuhkan lahan kurang dari. 5.000 m2 hanya perlu waktu 25 hari. "Sedangkan usaha yang membutukan lahan di atas 5.000 m2 hanya butuh waktu 38 hari," kata dia. Sekjen AIPMP Samsul Hadi menambahkan, soal investasi, AIPMP mendorong investasi agar tidak hanya terkonsentrasi di Jakarta saja. Menurut Terman, DKI memang mendorong investasi yang memerlukan lahan yang luas maupun industri yang polutif ke luar Jakarta.

Disadur Dari Investor Daily Selasa 21/09/2010




Print View Tell a Friend Share on Facebook


Lihat Semua Berita
Kantor Pusat :
Jl. Raya Cakung
Cilincing, Tg. Priok
Jakarta Utara 14140.

Telepon: +62.21.44820909
Faksimili: +62.21.44820042
Surat Elektronik:
marketing@kbn.co.id
sekper@kbn.co.id
   
Pemasar 1
Pemasar 2

untuk menghubungi pemasar, Yahoo! Messenger harus ter-install di komputer anda

 
Berita Terbaru
Industri di Kawasan Berikat Boleh Subkontrakkan Pekerjaan
Jakarta – Pelaku industri di kawasan berikat (KB) akhirnya kembali diperbolehkan menyubkontrakkan pekerjaanya kepada pihak lain. Hal tersebut diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No 44/PMK.04/2012 tentang KB yang diterbitkan pada 16 Marert 2012. Ketua Umum Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Ade Sudrajat menuturkan, ketentuan diatur dalam pasal 39 ayat (1) dan ayat (2) PMK No 44/2012, yang merupakan hasil revisi dari PMK No 147/2011 dan PMK No 255/2011. Intinya pengusaha di KB dapat menyubkontrakkan sebagian kegiatan pengolahannya kepada pengusaha di KB lain atau kepada perusahaan industri di tempat lain dalam daerah pabean.

BANTUAN MCKU PT. KBN (P)
Banyaknya perkampungan padat penduduk di Jakarta membuat kebutuhan masyarakat akan fasilitas sanitasi semakin diperlukan, Sebagai Badan Usaha Milik Negara yang memiliki program bina lingkungan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), PT Kawasan Berikat Nusantara (Persero) kembali melakukan kewajiban sosialnya yaitu membangun sejumlah fasilitas Mandi Cuci Kakus Umum (MCKU) di beberapa perkampungan di Jakarta antara lain di lingkungan RT 006 RW 10 Kelurahan Semper Timur, Kecamatan Cilincing, Kota Administratif Jakarta Utara.

Lihat Semua Berita

 


PT Kawasan Berikat Nusantara (Persero), Kantor Pusat: Jl. Raya Cakung Cilincing, Tg. Priok Jakarta Utara 14140.
Telepon: +62.21.44820909, Faksimil: +62.21.44820042, Surat Elektronik: marketing@kbn.co.id,  sekperkbn@kbn.co.id
Hak Cipta © 2010 PT. Kawasan Berikat Nusantara (Persero) | Dikembangkan oleh SBU Komunikasi & TI PT. KBN (sbucommit@kbn.co.id)