Nuansa Kebersamaan di HUT Ke-31 PT KBN

blog post

Direktur Utama PT KBN, H.M. Sattar Taba menyambut gembira kegiatan puncak acara HUT ke-31 PT KBN yang penuh nuansa kebersamaan. Dia meminta kekompakan diantara seluruh insan dan keluarga besar PT KBN terus dipertahankan. Dengan demikian, segala tantangan bisa dihadapai secara bersama-sama.

Hal itu disampaikan Sattar Taba pada acara puncak acara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-31 PT Kawasan Berikat Nusantara (Persero) yang dipusatkan di halaman kantor pusat PT KBN, Cakung, Jakarta, Sabtu, 5 Agustus 2017.

Hadir pula Komisaris Utama PT KBN Irjen Pol (Purn) Ngadino, Direktur Administrasi dan Keuangan PT KBN Gempa Nursyamsu Yasin, Direktur Operasi PT KBN Sudiro Agung Dananto, dan ratusan karyawan yang hadir bersama keluarga.

Sattar Taba mengakui, selama 4,5 tahun ia memimpin PT KBN, banyak masalah pelik yang harus dihadapi. Terutama adalah masalah hukum. Masalah-masalah tersebut sangat menguras energi sehingga upaya manajemen untuk meningkatkan kinerja perusahaan belum bisa optimal.

Dia bercerita ketika dulu dipercaya memimpin PT Semen Kupang, berhasil membawa perusahaan itu dari rugi menjadi mampu membangun pabrik baru dalam periode pertama kepemimpinannya. Di periode berikutnya, perusahaan makin untung dan bisa bangun pabrik baru lagi.

Begitu juga saat ia dipercaya memimpin PT Semen Tonasa. Waktu Sattar Taba masuk, Semen Tonasa dalam kondisi negative cashflow. Dia bisa perbaiki sehingga di tahun ketiga semua utangnya lunas. Setelah semua beban bunga dan utang tidak ada, kinerja keuangan perusahaan naik drastis, dari sebelumnya laba Rp 8 miliar menjadi Rp 180 miliar.

Di masa kepemimpinan Sattar Taba pula Semen Tonasa membangun pabrik baru yang sangat modern yaitu Tonasa V, serta membangun pembangkit listrik. Kini, PT Semen Tonasa telah menjelma menjadi perusahaan semen milik BUMN yang sangat kuat.

”Di PT KBN ini, saya rasanya belum bisa optimal. Karena begitu banyak masalah hukum yang dihadapi,” kata Sattar Taba yang sudah 38 tahun dipercaya menjadi direktur di berbagai perusahaan. Sejak diangkat menjadi Dirut PT KBN pada 5 November 2012, ia sebenarnya sudah melakukan banyak gebrakan. Di tangannya, laba KBN meningkat tajam menjadi Rp 240 miliar di tahun 2013, dibanding tahun sebelumnya Rp 45 miliar.

Pada tahun 2014, laba yang berhasil dibukukan kembali meningkat menjadi Rp 265 miliar. Kemudian di tahun 2015, di tengah guncangan ekonomi, laba yang dibukukan KBN sebesar Rp 56,5 miliar, dan meningkat lagi menjadi Rp 138,3 miliar di 2016. Pada tahun 2017 ini, kinerja perusahaan diproyeksikan meningkat kembali. (*)